Satreskrim Polrestabes Medan Tembak 2 Spesialis Curanmor

MEDAN – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Satreskrim Polrestabes Medan menembak dua spesialis pencuri sepeda motor (Curanmor).Keduanya, Yanto alias Anto Keling dan Slamet Riyadi alias Pengkah ditembak karena melakukan perlawanan ketika dibawa pengembangan untuk mencari pendah barang hasil kejahatan usai diringkus pada hari Kamis, 30 Januari 2020 kemarin di dua lokasi berbeda.

“Tersangka diringkus berdasarkan 9 laporan masyarakat yang menjadi korban curanmor,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit Ranmor, AKP Bambang Gunanti Hutabarat, Rabu, (5/2/2020).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Maringan menerangkan, personel yang melakukan penyelidikan berhasil mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan tersangka. “Nah, di situ, personel Tekab berhasil meringkus Yanto di kediamannya, Jalan Stasiun Gang Subur kelurahan Lalang, kecamatan Medan Sunggal,” jelas mantan Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut ini.

Ketika diinterogasi, Maringan menyebutkan, tersangka mengaku menjalankan aksi nekatnya bersama Pengkah. “Berdasarkan nyanyian Yanto, personel Tekab berhasil meringkus Pengkah di kediamannya, Jalan Ringroad Pasar 1, kelurahan Tanjung Rejo, kecamatan Medan Sunggal,” sebutnya.

Dari pengakuan keduanya, tambah Maringan, mereka menjual barang hasil kejahatannya kepada seorang penadah bernama Ahun. “Namun sayang, ketika dibawa pengembangan untuk menangkap Ahun, kedua tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan ketika berusaha untuk kabur.

Sementara, tembakan peringatan yang diletuskan tidak diindahkan oleh keduanya,” tambahnya sembari menyebutkan tersangka sudah beraksi di 22 lokasi.Usai diamankan, kata Maringan, tersangka berikut barang bukti berupa dua unit Honda Vario yang digunakan untuk melancarkan aksinya, kunci leter T, kunci leter L, kunci roda, 5 buah mata kunci leter T, handphone, golok langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan setelah sebelumnya mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Imbas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana,” pungkas orang nomor satu di Satreskrim Polrestabes Medan ini seraya menambahkan tersangka penadah bernama Ahun masih dalam pengejaran.(red)

Total Views: 73 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *