KPU, Bawaslu, Partai Politik, Gesah Bareng Pengamanan Jelang Pemilu Banyuwangi

Banyuwangi –  Perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi Tahun 2020 menyisakan waktu 8 bulan lagi. Untuk menjamin keamanan dan kelancaran jalannya pesta demokrasi di Banyuwangi, seluruh elemen keamanan, partai politik dan lembaga pelaksana dan pengawasan menggelar pertemuan.

Hal tersebut digelar di ajang Gebyar Blambangan, di Hotel Aston, Rabu (5/2/2020) malam. Polresta Banyuwangi menggelar pertemuan dengan partai politik, KPU dan Bawaslu.

“Kita aparat kepolisian tentu sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan selama Pilkada,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin saat kegiatan Gebyar Blambangan bersama KPU, Bawaslu dan Pimpinan Partai Politik.

Gebyar Blambangan, kata kapolresta, merupakan salah satu upaya yang dilakukan kepolisian untuk menyamakan persepsi antara penyelenggara pemilu, partai politik, dan penegak hukum.

 

Tujuannya tidak lain agar perhelatan pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan damai, aman, dan tidak menimbulkan hal-hal yang mengganggu kondusivitas masyarakat. “Banyuwangi yang sudah kondusif ini jangan sampai rusak gara-gara perbedaan pilihan saat Pilbup,” imbuh kapolresta.

Jalinan komunikasi yang baik antara penyelenggara pemilu dan stakeholder terkait, tentu diharapkan dapat meminimalisir segala ancaman selama pilbup.

“Persoalan selama pilbup tidak bisa dinafikan. Pasti ada. Tapi jangan sampai persoalan tersebut meluas dan berakibat pada benturan masyarakat. Inilah pentingnya jalinan silaturrahmi dan komunikasi baik oleh semua pihak,” tegasnya.

Oleh sebab itu, tambah kapolresta, ‘gesah bareng’ bersama penyelenggara pemilu, partai politik dan stakeholder lainnya akan intens dilaksanakan. “Dengan duduk bersama seperti ini, semua persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Langkah yang dilakukan Polresta Banyuwangi itu mendapat apresiasi dari Ketua DPRD setempat. Komunikasi yang baik ini tentu akan berimplikasi pada penyelenggaraan Pilbup Banyuwangi yang damai dan kondusif.

“Tentu kita apresiasi. Ini langkah awal yang baik untuk membangun silaturrahmi. Kita bisa menyamakan persepsi terkait pilkada serta memahami tugas dan fungsi masing-masing,” kata I Made Cahyana Negara, Ketua DPRD Banyuwangi.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengapresiasi ajang yang dihelat Polresta Banyuwangi. Keamanan dan kondusivitas sangat diperlukan oleh Banyuwangi. Pihaknya berharap, kontestasi politik di Banyuwangi tidak mengganggu kegiatan pariwisata dan investasi.

“Ini sangat bagus untuk keamanan dan kondusivitas Banyuwangi. Kami harapkan kehadiran partai politik dan KPU serta Bawaslu dalam acara Gesah Bareng Polresta ini juga saling menjaga keamanan dan kenyamanan Banyuwangi,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *